
Semarang, Beritasatu.com - Pasokan bawang putih dari Tiongkok dalam pekan ini akan datang untuk memenuhi permintaan yang tinggi di Jateng.
"Kami sedang menunggu kedatangan pasokan bawang putih impor dari Tiongkok. Minggu ini dibongkar di Surabaya," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo, Rabu (12/2/2020).
Arif menegaskan, sekarang harga bawang putih sudah kembali normal seperti sebelum isu virus korona merebak. Apalagi, stok bawang putih hingga akhir Februari sebenarnya sudah cukup melimpah di Jateng.
"Kemarin waktu kita sidak di salah satu distributor masih ada empat kontainer. Satu kontainer isinya 29 ton, berarti total ada 116 ton. Itu stok bulan ini khusus Semarang dan Surakarta. Di Semarang ada empat distributor. Dikalikan saja, 116 ton kali empat. Itu untuk kebutuhan akhir bulan, masih mencukupi," jelas Arif Sambodo.
Harga bawang putih di Jawa Tengah kembali normal setelah sempat melambung tinggi hingga mencapai Rp 70.000 per kilogram. Di pasar-pasar tradisional, harga bawang putih sudah kembali ke angka Rp 30.000 sampai Rp 35.000 per kilogram.
Arif mengatakan, kenaikan tersebut dipicu akibat keterlambatan stok pesanan bawang putih dari Tiongkok dan sentimen negatif wabah virus korona.
"Stok pesanan Desember datang terlambat, sehingga Januari kosong," kata Arif Sambodo.
Selain itu, menurutnya, kenaikan ini juga dipicu berita penghentian impor bawang putih dari Tiongkok akibat wabah virus korona.
Menurut Arif Sambodo, berita ini memancing sentimen negatif para pelaku pasar. "Mereka akan mencoba menghitung sampai stok berakhir, kira-kira akan datang lagi (kapan). Ada perhitungannya. Ini efek psikologis," ujarnya.
Arif mengaku tidak akan mencari pihak yang bertanggung jawab atas kenaikan harga bawang putih di Jateng. Sebab, ada hikmah di balik kenaikan harga bawang putih tersebut.
"Pertama kita jangan ketergantungan kepada satu negara. Bayangkan 90 persen dari Tiongkok. Kita harus cari alternatif seperti India atau Spanyol," ujarnya.
Kedua, kata Arif, pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan substitusi impor. "Sektor pertanian berpikir untuk memperluas lahan bawan putih. Jateng sudah ada, sekitar 500 hektare, tapi untuk bibit," ujarnya.
"kembali" - Google Berita
February 12, 2020 at 02:34PM
https://ift.tt/2Hh2Nku
Minggu Ini, Impor Bawang Putih dari Tiongkok Kembali Datang - m.beritasatu.com
"kembali" - Google Berita
https://ift.tt/2llnJPO
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Minggu Ini, Impor Bawang Putih dari Tiongkok Kembali Datang - m.beritasatu.com"
Post a Comment