
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Sejumlah warga memberikan kesaksian soal teror harimau sumatera yang masih terus terjadi di sejumlah desa dalam Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.
”Sebenarnya sebelum ke Singgersing dan Darul Makmur harimau itu lebih dulu masuk ke Bawan dan kemarin dia kembali muncul,” kata Pak Kandong Maha, aktivis pemuda Kecamatan Sultan Daulat kepada Serambinews.com, Selasa (10/3/2020).
Pak Kandong pun membeberkan sejumlah fakta terkait kemunculan harimau di Desa Bawan tak jauh dari rumah penduduk.
Dikatakan, harimau itu mulai muncul Kamis (5/3/2020) lalu atau malam jumat. Menurut Andong bukan sekadar berkeliaran harimau tersebut juga menyasar ternak masyarakat seperti kambing.
Andong memastikan adanya ternak warga di Desa Bawan yang diserang harimau dalam beberapa waktu terakhir. Dikatakan, ternak yang diserang adalah kambing milik saudaranya bernama Takwa. Beruntung, kambing tersebut hanya terluka dan sempat disembelih pemilik.
Bukan hanya itu, ada pula warga menyaksikan atraksi harimau menyasar ternak warga hingga seperti naik ke pohon pinang dan menerkam.
Selain itu, lanjut Andong, harimau ini juga diduga menyasar ternak warga di Desa Gunung Bakti. Ini berdasarkan ditemukannya sisa isi perut kambing di sekitar kebun belakang rumah Andong. Menurut Andong kambing itu milik Manaf dan diduga kuat korban terkaman harimau.
”Saya pastikan ada ternak yang diserang harimau, makanya kami minta BKSDA serius menangani masalah ini,” tegas Andong
Lebih jauh Andong malah meminta agar harimau yang ditangkap segera dilepas ke habitatnya. Sebab serangan ke permukiman penduduk di Bawan diduga karena kemarahan harimau atas penangkapan anaknya.
"kembali" - Google Berita
March 11, 2020 at 03:03AM
https://ift.tt/38FgpkP
Warga Pastikan Harimau Sumatera yang Kembali Meneror Mangsa Ternak - Serambi Indonesia
"kembali" - Google Berita
https://ift.tt/2llnJPO
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Warga Pastikan Harimau Sumatera yang Kembali Meneror Mangsa Ternak - Serambi Indonesia"
Post a Comment